Tampilkan postingan dengan label menangis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menangis. Tampilkan semua postingan

05 Juni 2009

bayi menangis pada malam hari

Apabila si kecil yang masih berumur 2 minggu lebih, tiba-tiba menangis dan tanpa sebab yang jelas, ayahbunda pasti bingung dan panik. Hal itu wajar saja, karena kondisi anak yang masih rentan dan belum bisa mengekspresikan kondisinya. Ada kemungkinan, si kecil mengalami yang namanya kolik infantil. Dan kolik ini terjadi pada 20% bayi yang masih berusia 2 minggu samapi 4 bulan.

Apa penyebab kolik infantil?

Sampai sekarang, penyebab kolik ini belum bisa dipastikan. Gejala si kecil mengalami kolik, bayi akan menangis, seringkali kaki-nya ditekuk dan ditarik ke arah perut dan dengan wajah yang memerah serta buang angin. Melihat gejala ini, seringkali kejadian kolik ini seringkali dikaitkan dengan gangguan sistem pencernaan-nya yang memang masih belum sempurna. Karena hal ini tidak akan membahayakan si kecil, ayahbunda disarankan tidak panik dan tidak usah membawa si kecil ke dokter.

Cara mengatasi kolik infantil

Karena belum ditemukan obat yang sesuai untuk menyembuhkan kolik pada si kecil, yang bisa dilakukan ayahbunda hanyalah mengurangi atau meminimalkan resiko-resiko yang tidak diharapkan. Berikut ini cara atau tips yang bisa ayahbunda lakukan ketika si kecil mengalami kolik infantil.

  • Gendong sambil elus-elus punggungnya, agar bayi bersendawa.
  • Gendong sambil diayun perlahan, agar bayi merasa aman dan nyaman.
  • Dekap bayi agar bayi merasa hangat.
  • Jika kulitnya agak dingin, kenakan sarung tangan, kaus kaki dan selimut.
  • Bersikaplah tenang (ini yang paling penting). Kepanikan Anda biasanya dirasakan juga oleh bayi. Hal ini bisa membuat bayi semakin rewel.

02 Juni 2009

efek negatif kurangnya waktu tidur si kecil

Kurangnya waktu tidur si kecil tentu saja akan mempengaruhi proses tumbuh kembang-nya. Baik secara fisik maupun psikis.

Menyebabkan tubuh si kecil lelah. Sehingga kemungkinan si kecil untuk nangis dan rewel pasti sangat besar.

Menyebabkan daya tahan si kecil menurun. Sehingga si kecil gampang terserang penyakit, dan tentu saja efek berikutnya adalah perkembangan si kecil akan terganggu. Ketika tidur, proses kekebalan tubuh atau daya tahan tubuh sedang di "recharge", dalam artian, proses metabolisme sel darah putih sedang berlangsung.

Nah, karena sel darah putih itu adalah imun alami yang dimiliki oleh tubuh, maka ketika proses regenerasi sel darah putih ini terganggu, akan menurunkan kadar sel darah putih dalam darah. Dan akibatnya adalah kekebalan tubuh si kecil dapat berkurang.

Menyebabkan tumbuh kembang otak juga terganggu. Dengan tubuh yang masih belum fit atau masih lelah, konsentrasi si kecil juga akan menurun. Dan nantinya, akan berpengaruh ke daya pikir atau kecerdasan si kecil terhadap menangkap suatu hal yang baru.